Ingin Jadi Petugas Haji Tahun Ini, Ini Dia Syaratnya

Kampar (Inmas) – Bagi yang ingin menjadi Petugas Haji, pada musim haji tahun ini, ada beberapa syarat yang haru dipenuhi. Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Drs H Alfian MAg, melalui Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, hari kamis (23/01/2020) diruang kerjanya.

Agus menjelaskan, Persyaratan yang harus dipenuhi ini Berdasarkan surat dari Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor : B-10-006/Dj.Dt.II.I.2/Hj.02/01/2020, tanggal 10 Januari 2020, tentang penyiapan dan calon Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi tahun 1441 H/2020 M, dan berdasarkan Surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Nomor : B-39/Kw.04.4/2/Hj.02/01/2020 tanggal 16 Januari 2020, tentang Penyiapan Calon Petugas Haji tahun 1441 H/ 2020 M.

Syarat-syarat yang harus dipenuhi tersebut adalah : Pertama, menyerahkan surat permohonan yang ditujukan kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau. Kedua, Surat usulan/izin dari Pimpinan Instansi atau Organisasi. ketiga, Fotocopy KTP yang masih berlaku, keempat, Foto Copy Kartu Pegawai. kelima, Fotocopy Ijazah terakhir, keenam, Fotocopy SK Pertama dan Terakhir bagi PNS dan SK Pengurus bagi non PNS yang dilegalisir oleh Pimpinan Organisasi.

Ketujuh,  Surat Keterangan sudah pernah menunaikan ibadah haji dari Kantor Kementerian Agama atau keterangan lainnya. Kedelapan, Surat Keterangan Sehat dari Dokter Pemerintah. Kesembilan, Fotocopy Sertifikat Kemampuan berbahasa Inggris /Arab yang dilegalisisr lembaga resmi. Kesepuluh, Sertifikat Pembimbing Ibadah haji bagi yang memiliki.

Kesebelas, Surat keterangan tidak hamil yang sah bagi petugas wanita (PPIH Arab Saudi). Keduabelas, Surat Izin Suami bagi calon petugas wanita (PPIH Arab Saudi). Ketigabelas, Pas Photo ukuran 3×4 = 5 lembar dan 4×6 = 3 lembar. Kemudian yang terakhir tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apapun.

Untuk diketahui, penerimaan/rekruitmen pendaftaran Calon petugas Haji ini dibuka selama 10 hari, mulai tanggal 20 s/d 29 januari 2020. Pengumuman peserta yang berhak mengikuti tes kompetensi tingkat Kantor Kemenag Kab/Kota tanggal 31 januari 2020. Untuk tes kompetensi tingkat Kantor Kemenag Kab/Kota langsung mengoreksi/merekap hasil tes calon petugas haji di bawah pengawasan Kanwil Kementerian Agama Provinsi dan dapat diawasi oleh Pengawas Inspektorat Jenderal serta dapat disuperpisi oleh Ditjen PHU, tanggal 4 februari 2020.

Sedangkan hasil koreksi/rekap hasil (administrasi dan kompetensi) calon petugas haji diserahkan kepada panitia tingkat Kanwil Kemenag Provinsi tanggal 5 sampai dengan tanggal 7 februari 2020, pungkas Agus. (Ags/Usm/Mjs)

Berita terkait