Kakan Kemenag Kampar Buka Acara Dialog Lintas Agama se-Kab. Kampar

Kampar (Inmas) – Dalam rangka menciptakan Kerukunan Antar Umat Beragama, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar menggelar acara dialog lintas Agama. Acara tersebut di buka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg, hari kamis (28/09) di Aula Mini Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar.
Dalam kata sambutannya Alfian mengatakan, Istilah Kerukunan Hidup Umat beragama pertama kali diperkenalkan pada saat Pidato Menteri Agama KH. M. Dachlan pada saat Pembukaan Musyawarah Antar Agama tanggal 30 Nopember 1967. Beliau menagtakan ” Adanya kerukunan antara golongan beragama adalah merupakan syarat mutlak bagi terwujudnya stabilitas politik dan ekonomi yang menjadi program Kabinet Ampera”.
Tanggung jawab dalam pembinaan kehidupan beragama ini, tidak dapat semata-mata dipikulkan kepada pemerintah saja. Umat beragama sendirilah yang pertama-tama dan terutama harus memikul tanggung jawab tersebut. Pemerintah lebih banyak berperan sebagai kekuatan penunjang, dan memberikan kesempatan agar pelaksanaan ibadah dan amal agama itu dapat berjalan dengan tenang dan tenteram.
Untuk itu, dengan adanya dialog lintas Agama ini, hendaknya dapat menambah tali silaturahmi kita, agar kedepannya kita semakin mantap dalam menciptakan kerukunan umat beragama, terutama di Negeri Kampar yang kita cinta ini.
Oleh karena itu, mari kita ikuti acara ini dengan sebaik-baiknya. Apa yang tidak paham, kita tanyakan nanti kepada narasumbernya. Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama, agar acara ini betul-betul bermanfaat bagi kita semua, pungkas Alfian.
Untuk diketahui, acara dialog lintas Agama ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar, Nomor : 255 tahun 2017, tentang Panitia, Moderator, Narasumber dan Peserta kegiatan dialog lintas Agama Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar. Yang mana acara ini dilaksanakan selama satu hari (full day), dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang, terdiri dari Ketua MUI Kecamatan, Ketua Ormas Islam, Ketuan Ormas Kristen dan Ketua Ormas Katolik se-Kab. Kampar. (Ags/Usm)

Berita terkait