Kakan Kemenag Kampar : Luruskan Niat, Jadikan Ibadah Haji Ini Ibadah Haji Yang Pertama Dan Terakhir

Kampar (Inmas) – Luruskan niat, jadikan ibadah haji ini ibadah haji yang pertama dan terakhir. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Drs H Alfian MAg, saat membuka secara resmi acara manasik Haji Mandiri hari rabu (08/01/2020), di Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kec. Tapung Hilir.

Alfiang mengungkapkan, dalam menunaikan ibadah Haji ini perlu kita luruskan niat semata-mata hanya mengharap ridho Allah Swt. Karena ibadah haji ini adalah ibadah yang suci. Untuk itu jika ada permasalahan baik waktu pemberangkatan maupun waktu pemulangan nanti, mari kita sikapi dengan mengedepankan sikap barbaik sangka atau berhusnuzon. Boleh jadi dalam hal ini Allah sedang menguji kesabaran kita.

Dalam proses pemberangkatan dan pemulangan Jema’ah Haji, yang mengurusi hal ini bukan hanya Kementerian Agama Saja, melainkan juga terlibat Kementerian lainnya, seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, dan Kementerian Keuangan, dan Kementerian Pertahanan (TNI dan Polri).

Oleh karena itu, jika da permasalahan, apakah itu masalah paspor atau masalah kesehatan, jangan hanya disalahkan Kementerian Agama saja. Kemudian jika ada Calon Jema’ah Haji yang porsi berangkatnya tahun 2022 atau 2024, namun dia bisa berangkat tahun ini, selidiki dulu, jangan asal menfitnah atau menebarkan isu negatif, boleh jadi dia itu mendampingi mahromnya atau mungkin sudah lanjut Usia (Lansia).

Alfian mencontohkan, jika ada seorang istri atau anak, yang tahun ini terpisah waktu berangkatnya, sang istri keluar nomor porsinya tahun 2020 ini, sementara sang suami keluar nomor porsinya tahu 2022 atau 2023, bisa diberangkatkan tahun ini bersama istrinya, jika memenuhi syarat yang telah ditentukan.

Dalam acara tersebut Alfian juga memaparkan tentang kebijakan-kebijakan Pemerintah dalam penyelenggaraan ibadah haji. Mulai dari Dasar Hukum, Pendaftaran Ibadah Haji,Pelunasan Jamaah Haji, Kuota Haji, Dokumen Jamaah Haji, Bimbingan Jamaah Haji, Transportasi, Penyusunan Kloter, Embarkasi, dan lain-lainnya.

Sementara itu Kepala KUA Kec. Tapung Hilir Muhammad Parlindungan Hasibuan SHI dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, Walaupun musim haji tahun ini masih lama, namun tidak menyurutkan semangat ratusan Calon Jema’ah Haji (CJH) Kecamatan Tapung Hilir, yang telah keluar nomor porsi hajinya tahun ini, untuk melaksanakan manasik haji.

Untuk diketahui Manasik Haji mandiri ini dilaksanakan atas dasar keinginan Calon Jema’ah Haji itu sendiri. Mereka tidak sabar lagi untuk mempelajari ilmu tentang ibadah haji dan menunggu waktu manasik haji dari Kementerian Agama. Adapun jumlah sementara CJH kita sebanyak 170 orang, pungkas Parlindungan. (Ags/Usm/Mjs)

Berita terkait