Kanwil Kemenag Riau Adakan Rapat Deteksi Dini Dan Identifikasi Paham Dan Aliran Keagamaan Tahun 2018, Zona 1 di Kemenag Kampar

Kampar (Inmas) – Kantor Wilyah Kementerian Agama Provinsi Riau, melalui Bidang Urais dan Binsyar, mengadakan Rapat Deteksi Dini Dan Identifikasi Paham Dan Aliran Keagamaan Tahun 2018, Zona 1 di Kemenag Kampar, beberapa hari yang lalu (hari selasa 10/04/2018) di Aula Mini Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar.

Rapat Deteksi Dini Dan Identifikasi Paham Dan Aliran Keagamaan Tahun 2018 tersebut dihadri langsung oleh Kepala Bidang Urais dan Binsyar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Drs H Irhas MA, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg, dan puluhan undangan lainnya dari Zona 1, yang terdiri dari utusan Pekanbaru, Kampar dan Kab. Rokan Hulu.

Dalam Rapat tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg mengatakan, bahwasanya di Kabupaten Kampar saat ini masih aman-aman saja menyangkut masalah paham dan aliran keagamaan, tetapi tidak menutup kemungkinan kedepannya akan nada aliran dan paham keagamaan yang menyimpang dan meresahkan kita . Fenomena munculnya berbagai pemikiran paham aliran dan gerakan keagamaan di Indonesia beberapa tahun terakhir ini, di satu sisi dinilai positif sebagai salah satu indikator kebebasan beragama. Namun disisi lain menimbulkan keresahan di tengah masyarakat negeri ini. Untuk itu dengan diadakannya acara ini, hendaknya mampu menampung aspirasi berbagai masalah keagamaan dan dapat menghasilkan suatu solusi atau pencerahan yang menyejukkan, ungkap Alfian.

Sementara itu Kepala Bidang Urais dan Binsyar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Drs H Irhas MA mengatakan, kita sengaja megadakan rapat ini dalam rangka menampung semua aspirasi atau permasalahan yang terjadi dari tiga Kabupaten/Kota, khususnya yang berada di zona 1. Mudah-mudahan dengan diadakannya rapat ini dapat mendeteksi dini dan mengidentifikasi paham dan aliran keagamaan yang terjadi selama ini. Sehingga kita bisa sama-sama membahasnya serta bisa mencarikan solusi yang terbaik demi mewujudkan kehidupan yang aman, damai dan sejahtera, pungkas Irhas. (Ags/Usm)

Berita terkait