PPIH Arab Saudi : JCH Riau Sudah Mulai Diberangkatkan Pukul 06.00 WAS Ke Arafah

Kampar (Inmas) – Jema’ah Caloh Haji (JCH) Provinsi Riau, yang tergabung dalam Embarkasi Batam, sudah mulai diberangkatkan sejak pukul 06.00 Waktu Arab Saudi (WAS) pagi tadi ke Arafah. Demikian disampaikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi H Ahmad Fadhli SH, kepada Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, melalui telpon selulernya, hari jum’at (08/09/2019).

Fadhli mengatakan, JCH Riau ini diberangkatkan ke Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf. Yang mana pelaksanaan wukuf pada musim haji tahun ini, akan dilaksanakan pada tanggal 9 dzulhijah 1440 H, atau bertepatan pada hari sabtu tanggal 10 Agustus 2019.

Lebih lanjut Fadhli mengatakan, wukuf di Padang Arafah ini merupakan rukun ibadah haji, bahkan kegiatan utama atau inti atau dikenal juga dengan puncak dalam pelakasanaan ibadah haji adalah wukuf di Padang Arafah. Oleh karena itu, bila dalam rangkaian kegiatan ibadah haji, jemaah tidak dapat melaksanakan wukuf ini, maka ibadah hajinya tidak sah.

Dalam pelaksanaan wukuf ini, Pada malam harinya, para jamaah mengisi kegiatan dengan shalat, dzikir, doa, membaca Alquran dan berbagai kegiatan lainnya. Pelaksanaan wukufnya sendiri adalah tanggal 9 Dzulhijah, siang hari setelah matahari tergelincir. Dimulai dengan shalat dzuhur dan ashar dijama’ & qashar lalu dilanjutkan dengan khutbah Arafah, setelah itu dilanjutkan dengan dzikir dan doa. Setiap jamaah akan memanjatkan doa-doa terbaiknya menyangkut hajat hidup di dunia maupun di akherat kelak, jelas Fadhli.

Sementara itu, Arafah sering digambarkan sebagai miniatur padang mahsyar, tempat dikumpulkannya manusia setelah dibangkitkan dari kubur di akhirat kelak. Pada saat itu semua manusia dalam keadaan yang sama, tidak ada perbedaan antara kaya atau miskin, pintar atau bodoh, pejabat atau rakyat jelata, berkulit putih, sawo matang atau hitam. Pembeda satu dengan yang lainnya di mata Tuhan adalah keimanan dan ketaqwaan kepada-Nya, pungkas Fadhli. (Ags/Usm/Mjs)

Berita terkait