Usia Dini Adalah Waktu Yang Tepat Untuk Menanamkan Ilmu Agama

Kampar (Inmas) – Usia dini adalah waktu yang sangat tepat untuk menanamkan ilmu Agama pada anak-anak kita. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar H Fuadi Ahmad SH MAB, dalam acara Manasik Haji tingkat Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Kampar tahun 2018, hari rabu (19/09/2018) di Komplek Markaz Islami Kab. Kampar.

Fuadi mengatakan, Pendidikan islami harus ditanamkan dari usia dini karena apabila dari usia dini seorang anak sudah mengenal agamanya dan sudah mulai beribadah kepada Allah  maka insya Allah sampai ia dewasa nanti ia akan terbiasa melakukan ibadah nya dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagaimana Al-Qur’an memerintahkan kepada para orangtua agar mendidik anak-anaknya dengan pendidikan yang didasari oleh keimanan dan menanamkan nilai taqwa ke dalam hati anak-anaknya. Anak-anak yang lahir ke alam dunia adalah generasi penerus. Mereka adalah tunas-tunas baru yang akan tumbuh dan berkembang. Sebagaimana dijelaskan dalam Al-qur’an“Tidak ada pendidikan yang akan membuahkan hasil yang baik kecuali pendidikan yang didasari oleh keimanan.”

Anak adalah amanah dari Allah kepada orang tua yang harus dijaga dan dipelihara tidak boleh disia-sia kan begitu saja. Anak harus dididik dengan baik serta diberi pondasi iman yang kuat dan benar agar mereka tumbuh menjadi manusia yang membangun bukan malah merusak menjadi anak yang sholeh dan sholehah. memberikan pendidikan agama dari mereka berusia dini secara tepat akan melahirkan generasi yang tidak saja pandai terhadap ilmu pengetahuan tetapi pandai dalam bersyukur kepada Allah SWT.

Pendidikan agama islam harus ditanamkan bagi anak-anak sejak usia dini sampai akhir hayatnya karena manusia memiliki kewajiban untuk terus berikhtiar mencari ilmu sepanjang kehidupannya di dunia. Seperti yang kita ketahui pada zaman sekarang terdapat banyak sekali pengaruh negatif yang mampu menjauhkan kita dari Islam dan menjauhkan kita dari Allah SWT.

Oleh karena itu,untuk membentuk anak-anak kita menjadi generasi yang sholeh dan sholehah,berbakti kepada orang tua dan mampu mengembalikan kejayaan islam,maka kita sebagai orang tua atau pendidik harus membimbing serta mengarahkan mereka ke jalan yang benar jalan yang diridhoi Allah SWT, salah satunya dengan cara memasukkan anak-anak kita di RA-RA seperti sekarang ini, tutup Fuadi. (Ags/Usm)

Berita terkait